Halaman

Minggu, 10 Juni 2012

a.Melakukan segala sesuatu berdasarkan ilmu

         Setiap perbuatan manusia entah baik atau buruk selalu merupakan bentuk "luar" dari sesuatu yang ada dalam hati dan pikiranya.Perbuatan adalah ekspresi dari motivasi-motivasi yang ada di hati dan pikiranya,entah itu di sadari ataupun tidak.Dan semua motivasi tersebut bermula dari seberapa besar pengaruh ilmu yang di miliki seseorang,kemudian bagaimana ia menyeimbangkan kedalaman ilmunya dengan setiap tingkah lakunya.
         Karenanya mengapa kita menempatkan menuntut ilmu sebaagai hal pertama yang wajib di lakukan oleh seseorang sebagai langkah terbaik dalam meniti kehidupanya agar menjadi kehidupan yang barakah.

a.Filosofi kewajiban menuntut ilmu
     Kedudukan ilmu sangatlah istimewa dalam kehidupan manusia,sehingga islam mengajarkan kepada umatnya untuk mempelajarinya dan menuntut ilmu sepanjang kehidupanya.Setiap muslim baik laki-laki,perempuan,tua atau muda bahkan kaya ataupun miskin tetap terkena kewajiban untuk menuntut ilmu.
  
    Filosofi yang mendasari kewajiban menuntut ilmu adalah setiap kita menginginkan dan mengharapkan keselamatan hidup hingga kehidupan setelah mati yaitu akhirat.Keselamatan hidup yang kita inginkan seiring dengan kesungguhan kita dalam melakukan ibadah yang kita anggap sebagai bekal keselamatan.

    Ilmu sebagai seperangkat alat dan sarana yang membantu kita dalam mencapai keselamatan hidup memberikan secercah harapan bahwa setiap kita dapat mencapai keinginan kita dan menemukan hal terbaik dalam melaksanakan segala sesuatunya.Sehingga kita dalam melangkah tidak seperti orang yang berjalan dalam kegelapan;berjalan tertatih-tatih takut tersandung dan terjatuh dalam lubang sambil meraba-raba sekelilingya.
     Alasan untuk mencari keselamatan hidup ini sejalan dengan penjelasan Allah dalam surat Adz-dzariyat ayat 56,yang mengungkapkan bahwa Allah menciptakan manusia dan jin semata-mata untuk alasan menyembah-Nya.Menyembah Allah tentu saja membutuhkan sarana dan alat yang dapat mengantarkan manusia kepada penyembahan yang sempurna,yaitu ilmu bagaimana beribadah kepada Allah dengan benar seperti yang terangkum dalam Al-qur'an dan perkataan para nabi-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar